Berita

Breaking News

Dishub Sleman Genjot Program “Dalane Padang”, Anggaran PJU Naik Jadi Rp30,6 Miliar pada 2027

 

Foto.kepala Dinas Perhubungan Sleman.dok.


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com,– Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman terus menggenjot program penerangan jalan umum (PJU) atau Alat Penerangan Jalan (APJ) melalui program “Dalane Padang”. Upaya tersebut dilakukan dengan membangun titik penerangan baru sekaligus memelihara fasilitas yang telah terpasang, baik di ruas jalan maupun kawasan permukiman.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman, Heri Kuntadi, menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan Jumpa Pers Sleman Dalane Padang, Selasa (13/10/2026). Program ini diarahkan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas, serta menekan risiko tindak kriminalitas di wilayah yang minim penerangan.

Heri menjelaskan, berdasarkan data kondisi lapangan hingga 2026, kebutuhan APJ di ruas jalan kabupaten diperkirakan mencapai 18.341 titik. Dari jumlah tersebut, sebanyak 9.020 titik atau sekitar 49,18 persen telah terbangun, sehingga masih terdapat kekurangan sekitar 9.321 titik.

Jika digabungkan dengan kebutuhan APJ pada ruas jalan nasional sekitar 572 titik dan jalan provinsi sekitar 873 titik, total kekurangan penerangan jalan diperkirakan mencapai 10.766 titik.

Sementara itu, kebutuhan penerangan di kawasan permukiman juga masih cukup besar. Dengan asumsi kebutuhan 20 lampu per rukun tetangga (RT) dari total 7.548 RT, kebutuhan APJ permukiman diperkirakan mencapai 150.960 lampu.

Adapun ketersediaan lampu, baik hasil swadaya masyarakat maupun pembangunan pemerintah, diperkirakan sekitar 78.000 unit. Dengan demikian, masih terdapat kekurangan sekitar 72.960 lampu penerangan permukiman.

 Anggaran Pembangunan dan Pemeliharaan Terus Meningkat

Untuk memenuhi kebutuhan penerangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sleman mengalokasikan anggaran pembangunan baru dan pemeliharaan APJ yang menunjukkan tren peningkatan selama 2025–2027.

Berdasarkan data yang disampaikan Dishub Sleman, anggaran pembangunan APJ masing-masing sebesar Rp19,1 miliar pada 2025, Rp21,6 miliar pada 2026, dan direncanakan mencapai Rp30,6 miliar pada 2027.

Sementara itu, anggaran pemeliharaan meningkat dari Rp1,9 miliar pada 2025 menjadi Rp6,7 miliar pada 2026. Pada 2027, anggaran pemeliharaan direncanakan kembali naik menjadi Rp7,8 miliar.

Pada 2026, pembangunan APJ permukiman mencapai 3.952 titik, meningkat dibandingkan 2025 yang tercatat sebanyak 1.996 titik. Selain pembangunan baru, Dishub juga melakukan pemeliharaan lampu dengan dukungan anggaran sebesar Rp6,7 miliar.

Untuk 2027, Dishub Sleman merencanakan pembangunan APJ sebanyak 444 titik di ruas jalan dan 3.437 titik di kawasan permukiman. Pemerintah juga menyiapkan anggaran pemeliharaan sebesar Rp7,8 miliar.

Heri menjelaskan, anggaran pemeliharaan diprioritaskan untuk pengadaan lampu LED guna mengganti lampu yang mati maupun lampu non-LED. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penerangan sekaligus mendukung efisiensi penggunaan energi.

 Perbaikan APJ Dilakukan Setiap Hari

Dalam menjaga fungsi penerangan jalan, Dishub Sleman melakukan penggantian lampu, perbaikan jaringan, perbaikan komponen, hingga perbaikan tiang yang mengalami kerusakan.

Kegiatan pemeliharaan dilaksanakan setiap hari, Senin hingga Minggu, dengan dukungan empat tim yang bekerja berdasarkan jadwal. Tiga tim dijadwalkan bertugas pada shift pagi hingga siang, sedangkan satu tim bertugas pada sore hingga malam. Khusus hari Minggu, pelayanan dijadwalkan melalui satu tim pada pagi hingga siang hari.

Perbaikan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat maupun hasil pemantauan rutin di lapangan. Dishub juga telah menetapkan standar pelayanan penanganan kerusakan APJ untuk memastikan penanganan berjalan sesuai tingkat urgensi.

Prioritas utama diberikan pada kerusakan yang berpotensi membahayakan masyarakat, seperti kabel putus, tiang roboh, serta tiang yang mengalami gangguan kelistrikan atau berpotensi menyebabkan sengatan listrik.

Selain itu, perbaikan juga diprioritaskan pada ruas jalan dengan tingkat kecelakaan tinggi, kawasan yang berpotensi terjadi tindak kriminalitas, jalur evakuasi bencana, serta jalur utama aktivitas ekonomi dan pemerintahan.

Sepanjang Januari hingga September 2026, Dishub Sleman telah melaksanakan perbaikan APJ pada 3.053 titik.

 Pemetaan Lokasi untuk Pemerataan Penerangan

Dalam menentukan lokasi pembangunan APJ baru, Dishub Sleman menggabungkan hasil survei dan pendataan lapangan dengan usulan masyarakat. Pemetaan geospasial melalui sistem aplikasi juga sedang dikembangkan untuk mempermudah akses data dan identifikasi titik lokasi penerangan.

Pemerataan menjadi salah satu perhatian utama, terutama pada ruas jalan yang masih mengalami blank spot atau belum memiliki penerangan memadai. Lokasi tersebut menjadi prioritas karena minimnya penerangan dapat meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminalitas.

Masyarakat yang menemukan lampu jalan mati atau kerusakan fasilitas APJ dapat menyampaikan laporan melalui Hotline Dishub, kanal Lapor Sleman, maupun media sosial.

Untuk mempercepat proses penanganan, masyarakat diimbau menyertakan foto kondisi kerusakan serta membagikan titik lokasi secara jelas saat menyampaikan pengaduan.

Melalui pembangunan dan pemeliharaan yang berkelanjutan, Dishub Sleman berharap program “Dalane Padang” dapat meningkatkan kualitas penerangan jalan dan permukiman secara bertahap, sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih aman dan nyaman.

( Pay /Cakra )

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM