![]() |
| Foto.tradisi pedang pora.dok.penmas. |
YOGYAKARTA, cakrainvestigasi.com ,- Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Irjen Pol. Langgeng Purnomo menegaskan komitmennya untuk mewujudkan program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, yakni "Polisi Bersama Masyarakat”. Penguatan komitmen internal, ketulusan dalam mengabdi, serta peningkatan kualitas personel menjadi kunci untuk merealisasikan program tersebut.
Penegasan itu disampaikan Irjen Pol. Langgeng Purnomo saat memimpin Upacara Serah Terima Pataka Polda DIY di Yogyakarta, Jumat (9/10/2026).
Langgeng resmi dilantik oleh Kapolri pada 3 Oktober 2026, menggantikan Irjen Pol. Anggoro Sukartono, S.I.K. Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa kehadiran polisi yang benar-benar dirasakan masyarakat harus dimulai dari niat yang tulus, komitmen yang kuat, serta kesungguhan setiap personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
“Untuk mewujudkan ‘Polisi Bersama Masyarakat’, hal pertama yang harus dilakukan adalah penguatan komitmen untuk konsisten berbuat kebaikan, menjalankan kewajiban dan tanggung jawab. Kita memerlukan ‘bahan bakar’ yang menggerakkan pikiran dan hati, yaitu niat positif dan keinginan luhur untuk mengabdi kepada masyarakat,” tegas Langgeng.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan teknis. Setiap personel juga perlu memiliki landasan spiritual yang kuat, disertai kemauan untuk terus melakukan introspeksi dan memperbaiki diri, baik dalam aspek profesionalitas maupun kepribadian.
Kapolda DIY Tekankan Pelayanan Humanis dan Transparan
Dalam kepemimpinannya, Polda DIY berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif. Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pelayanan kepolisian yang prima, adaptif, humanis, adil, dan transparan.
Selain itu, seluruh jajaran Polda DIY diarahkan untuk mendukung program pemerintah pusat maupun daerah dengan tetap mengedepankan profesionalitas, akuntabilitas, dan integritas sesuai tugas pokok dan fungsi masing-masing.
Langgeng menegaskan, setiap anggota Polri harus mampu menempatkan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian utama dari pelaksanaan tugas. Karena itu, pembenahan internal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi hal penting agar kehadiran polisi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Saya ajak seluruh personel Polda DIY untuk meluruskan niat, menata diri dan menjalankan tugas dengan ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dengan demikian, program Kapolri Polisi Bersama Masyarakat dapat menjadi nyata dalam setiap langkah pengabdian sehingga polisi mampu menjadi role model perekat bangsa,” ujarnya.
Jaga Soliditas dan Kehormatan Institusi
Menutup amanatnya, Kapolda DIY menginstruksikan seluruh personel untuk senantiasa menjaga soliditas, integritas, serta kehormatan institusi Polri.
Arahan tersebut diharapkan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran dalam menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Melalui semangat “Polisi Bersama Masyarakat”, Polda DIY menegaskan pentingnya membangun hubungan yang dekat dengan warga, menghadirkan pelayanan yang berorientasi pada kepentingan publik, serta menjadikan pengabdian sebagai landasan utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.
( Pay/Cakra)

Social Header
Berita