![]() |
| Foto.sigit cemo saat menghadiri acara Dok.stak. |
BANTUL ,Cakrainvestigasi.com,– Launching Komunitas Wong Jogja (Wojo) di Bale Desa Trirenggo, Kapanewon Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (4/10/2026), menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan sinergi lintas komunitas, masyarakat, serta unsur pemerintah dan aparat keamanan.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut turut dihadiri pengurus pusat Yayasan STAK Yogyakarta, lintas komunitas se-DIY, serta sejumlah unsur terkait.
Ketua Umum STAK Yogyakarta, Sigit Susanto atau yang akrab disapa Cemo, hadir sekaligus memberikan sambutan dalam acara launching Komunitas Wong Jogja.
Dalam sambutannya, Sigit Susanto menyampaikan apresiasi kepada Komunitas Wong Jogja yang telah mengundang STAK Yogyakarta dalam kegiatan tersebut.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang hadir, termasuk unsur TNI, Polri, pemerintah setempat, serta berbagai komunitas yang turut mendukung kegiatan launching.
Menurutnya, kehadiran komunitas baru di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah DIY dan sekitarnya.
“Dengan adanya komunitas baru ini, semoga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah DIY dan sekitarnya,” ujar Sigit dalam sambutannya.
Dorong Sinergi Lintas Komunitas
Sigit menilai keberadaan Komunitas Wong Jogja dapat menjadi sarana mempererat tali silaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi antara komunitas, masyarakat, pemerintah, TNI, Polri, serta pemangku kepentingan lainnya.
Ia berharap semangat kebersamaan tersebut dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan positif yang menyentuh kepentingan masyarakat.
“Kegiatan ini sangat positif untuk menyambung tali silaturahmi dengan lintas komunitas, masyarakat, maupun instansi terkait atau stakeholder yang ada di Bantul dan DIY,” katanya.
Lebih lanjut, Sigit menyebut kolaborasi lintas sektoral menjadi salah satu hal penting dalam menjaga persatuan dan menciptakan lingkungan yang aman serta kondusif.
Menurutnya, komunitas, organisasi masyarakat, relawan, dan masyarakat dapat mengambil peran dengan membangun sinergi bersama TNI, Polri, dan pemerintah.
“Ini bisa menjadi wujud kesatuan dan persatuan lintas sektoral, mulai dari komunitas, relawan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat untuk bersinergi dengan TNI, Polri dan pemerintah,” tuturnya.
Ajak Masyarakat Bersama Jaga Kamtibmas
Dalam kesempatan tersebut, Sigit juga mengajak masyarakat dan komunitas untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di wilayah Bantul dan DIY secara umum.
Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama, mulai dari keluarga, tingkat RT/RW, padukuhan, hingga wilayah Yogyakarta dan sekitarnya,” ujarnya.
Sigit juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga sikap, perilaku, serta ucapan dalam kehidupan sehari-hari demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan tenteram.
“Kita berharap bersama-sama saling menjaga hati, perilaku, ucapan, dan hal-hal lainnya agar situasi tetap aman, nyaman, dan tenteram,” pungkasnya.
Launching Komunitas Wong Jogja tersebut diharapkan menjadi awal terbentuknya kolaborasi yang semakin kuat antar-komunitas dan masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan di DIY.
( Pay/Cakra ).


Social Header
Berita