Berita

Breaking News

Perkuat Tumbuh Kembang Anak, Pemkab Kulon Progo Gelar Kampanye Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

Foto, Pemkab Kulon Progo Gelar Kampanye Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah..dok.kmf.


Kulon Progo ,Cakrainvestigasi.com,- Pemerintah Kabupaten Kulon Progo melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) menggelar Kampanye Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah di Aula Adikarto pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat bahwa pendidikan prasekolah bukan sekadar mengajak anak bersekolah satu tahun sebelum SD, melainkan upaya memastikan setiap anak tumbuh, berkembang, dan belajar sesuai tahap usianya.

Acara ini dihadiri oleh Ibu PAUD Kapanewon dan Kelurahan se-Kabupaten Kulon Progo, Pengurus dan Anggota Pokja Ibu PAUD, perwakilan TP PKK, Dharma Wanita, serta jajaran organisasi mitra seperti IGTK, Himpaudi, IGBA, dan IGRA.

Dalam laporan penyelenggaraannya, Ketua Panitia Bhekti Suryono, S.Pd. menyampaikan bahwa kegiatan yang didanai melalui bantuan pemerintah APBN 2026 ini merupakan puncaknya dari serangkaian langkah konkrit yang telah dijalankan Pemkab Kulon Progo.

"Ada beberapa kegiatan yang telah kami laksanakan, antaralain: menyusun Mini Grand Design atau Rencana Strategis Pelaksanaan Implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah Tahun 2026–2030 melalui dua kali FGD, sosialisasi ke satuan PAUD dalam dua tahap, serta penyusunan Rancangan Peraturan Bupati Kulon Progo," terang Bhekti.

Sementara itu, Kepala Disdikpora Kabupaten Kulon Progo, Drs. Nur Wahyudi, M.M., mengungkapkan apresiasi atas capaian luar biasa Kabupaten Kulon Progo dalam akses pendidikan dasar dini.

"Dan alhamdulillah di Kabupaten Kulon Progo partisipasi sekolah untuk prasekolah ini alhamdulillah sudah mencapai 100%.  

Tentu ini sebuah capaian yang merupakan kerja bersama-sama, dan tentu juga harus kita pertahankan, syukur tentu harus kita tingkatkan, tidak hanya dari sisi jumlahnya, tapi tentu dari sisi kualitasnya.  ," tegas Nur Wahyudi.



Pemkab Kulon Progo ingin memastikan bahwa tidak ada anak di Kabupaten Kulon Progo yang memasuki pendidikan dasar tanpa memperoleh kesempatan mengikuti layanan pendidikan prasekolah yang berkualitas, sesuai dengan tahap perkembangan dan kebutuhan masing-masing.

“Harapan kami semua, harapan kita dari dinas, tentu kolaborasi yang dibangun ini akan mampu mewujudkan layanan PAUD yang berkualitas, sehingga setiap anak di Kabupaten Kulon Progo akan memperoleh layanan pendidikan prasekolah, yaitu 1 tahun sebelum memasuki jenjang sekolah dasar”, harap Nur Wahyudi. 

Ibu PAUD Kabupaten Kulon Progo, Nuraini Mufida, S.E., mengimbau agar kampanye ini dijadikan sebagai gerakan bersama yang berdampak langsung di tengah masyarakat, bukan sekadar acara seremonial semata.

"Mari kita turun langsung ke masyarakat, mengajak para orang tua agar memberikan kesempatan kepada anak usia 5 tahun sampai 6 tahun untuk mengikuti pendidikan prasekolahnya, mendata anak-anak yang belum mendapatkan layanan PAUD, serta membantu mencarikan solusi atas berbagai kendala yang dihadapi keluarga," ujar Nuraini.

Nuraini juga berpesan agar proses pendidikan prasekolah tetap mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak melalui pendekatan yang ramah sesuai tahapan perkembangan anak.

"Pendidikan prasekolah harus menjadi pengalaman yang menyenangkan melalui bermain, berinteraksi, bereksplorasi, dan membangun kebiasaan baik, bukan dengan membebani anak menggunakan tuntutan akademik yang belum sesuai dengan tahap perkembangannya", pungkasnya.

Melalui kolaborasi erat antara dinas, pemerintah kapanewon, kelurahan, kader PKK, hingga masyarakat luas, Kampanye Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah ini diharapkan menjadi fondasi kokoh untuk mencetak generasi Kulon Progo yang sehat, cerdas, berkarakter, mandiri, dan siap melanjutkan pendidikan ke jenjang selanjutnya. 

( Pay/Cakra)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM