![]() |
| Foto.Program Karya Bakti Pembinaan Teritorial Semester II TA 2026 ini resmi ditutup oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono.dok. |
GUNUNGKIDUL,Cakrainvestigasi.com, – Anak-anak Panti Asuhan Al Marina, Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, kini memiliki lingkungan tinggal yang lebih layak dan nyaman untuk beristirahat, belajar, serta beribadah setelah Korem 072/Pamungkas merampungkan rehabilitasi fasilitas panti. Tak hanya pembenahan bangunan, kepedulian tersebut juga diwujudkan melalui bantuan kebutuhan sehari-hari dan fasilitasi akta kelahiran sebagai dukungan bagi pemenuhan hak anak. Program Karya Bakti Pembinaan Teritorial Semester II TA 2026 ini resmi ditutup oleh Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono, S.Sos., M.Si., M.Sc., di Panti Asuhan Al Marina, Jumat (23/10/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat, khususnya anak-anak terlantar dan kurang mampu, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui program ini, Korem 072/Pamungkas berupaya menghadirkan fasilitas yang lebih memadai agar anak-anak dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan memiliki dukungan untuk tumbuh serta meraih masa depan yang lebih baik.
Dalam sambutannya, Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Yuniar Dwi Hantono menegaskan bahwa karya bakti tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas Pembinaan Teritorial yang selaras dengan komitmen pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang adil, makmur, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa TNI AD akan selalu berupaya membantu mengatasi kesulitan masyarakat, termasuk mengurangi kesenjangan sosial yang dihadapi anak-anak kurang mampu,” tegasnya.
Rehabilitasi yang dilaksanakan meliputi perbaikan atap dan plafon, pengecatan dinding, perbaikan kamar mandi atau WC dan ruang dapur, penataan kamar tidur, serta pemasangan keramik di serambi. Selain itu, bantuan berupa sembako, perlengkapan sekolah, perlengkapan ibadah, dan sarana kebersihan turut diberikan untuk mendukung kebutuhan anak-anak panti.
Danrem berharap, berbagai perbaikan dan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi anak-anak sekaligus menjadi dorongan moril bagi pengurus yayasan untuk terus memberikan pengasuhan terbaik. Meski dilaksanakan dengan kemampuan yang terbatas, karya bakti ini diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang membutuhkan perhatian.
Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Marina, Alfiatun Mardiyah, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Korem 072/Pamungkas. Ia menjelaskan bahwa yayasan tersebut mengasuh 162 orang, termasuk anak-anak terlantar yang membutuhkan dukungan dan kepedulian dari berbagai pihak. Ia berharap perhatian dan pendampingan dari TNI serta unsur terkait dapat terus berlanjut demi mendukung kesejahteraan anak-anak asuh.
Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Wakil Bupati Joko Parwoto yang membacakan sambutan Bupati Gunungkidul. Pemerintah daerah menilai kegiatan tersebut bukan sekadar memperbaiki bangunan, melainkan juga mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial TNI kepada masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi tumbuh kembang anak.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan tali asih kepada pengurus yayasan dan pembagian sertifikat akta kelahiran kepada anak-anak panti. Fasilitasi dokumen kependudukan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pemenuhan identitas hukum anak, yang diperlukan untuk mengakses berbagai layanan dan hak sebagai warga negara.
Kegiatan ini turut dihadiri Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 072, Ny. Dhieta Yuniar, Wakil Bupati Gunungkidul, Dandim 0730/Gunungkidul, Kapolres Gunungkidul, Danlanud Gading, perwakilan Kejaksaan Negeri Gunungkidul, unsur Forkopimca Karangmojo, jajaran pengurus Persit, serta perwakilan anak-anak Panti Asuhan Al Marina.
( Pujie/red)


Social Header
Berita