Berita

Breaking News

Hadapi Musim Hujan, DPUPKP Sleman Kerahkan 18 Tim: Pemeliharaan Jalan Ditargetkan Tembus 450 Kilometer

Foto.Kabid Binamarga Suparman saat jumpa pers, Kamis ( 5/11).


SLEMAN,Cakrainvestigasi.com,– Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman mulai mengintensifkan langkah antisipasi menghadapi musim penghujan November–Desember 2026. Melalui Bidang Bina Marga, pemeliharaan jalan kabupaten diperkuat dengan mengerahkan 18 tim khusus untuk mencegah kerusakan infrastruktur sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman, Suparman, ST, mengatakan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 2026 ditargetkan mencapai 450 kilometer. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.

"Pemeliharaan rutin difokuskan pada penanganan preventif dan kondisi darurat. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama," jelas Suparman.

Langkah antisipasi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Sleman dalam Apel Besar Dinas PUPKP pada 8 Oktober 2026. Bupati meminta seluruh bidang melakukan koordinasi dan mengambil langkah awal menghadapi potensi kerusakan jalan maupun genangan air saat curah hujan meningkat.

Sejumlah langkah telah disiapkan, mulai dari pembersihan saluran drainase yang tersumbat sedimentasi, pembuatan jalur aliran air di titik rawan genangan, hingga mitigasi kerusakan infrastruktur akibat hujan dengan intensitas tinggi.

Berdasarkan SK Bupati Tahun 2025, Kabupaten Sleman memiliki 371 ruas jalan kabupaten dengan total panjang 733,67 kilometer. Kondisi geografis dan karakteristik wilayah menjadi perhatian dalam menentukan prioritas penanganan.

Di kawasan perkotaan, persoalan yang kerap muncul adalah saluran drainase tersumbat hingga menyebabkan luapan air. Sementara di wilayah pedesaan dan pegunungan, hujan deras berpotensi memicu longsor, banjir, serta pengikisan talud dan badan jalan.

18 Tim Disiagakan, Material Dipastikan Cukup

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, Bidang Bina Marga DPUPKP Sleman menyiagakan 18 tim dengan pembagian tugas, yakni sembilan tim pemeliharaan badan jalan beraspal, tiga tim pemeliharaan bahu jalan, tiga tim pemeliharaan talud, serta tiga tim pemeliharaan gorong-gorong dan jembatan.

Hingga awal November 2026, pemeliharaan rutin telah dilaksanakan pada 233 ruas jalan dan akan terus bertambah hingga akhir tahun. Ketersediaan material juga diproyeksikan mencukupi kebutuhan penanganan sampai Desember 2026.

Untuk mengantisipasi peningkatan kerusakan aspal, DPUPKP menyiapkan material aspal panas (hotmix), baik aspal curah maupun aspal drum. Pengolahannya didukung UPTD Alabpas melalui dua unit Asphalt Mixing Plant (AMP) berkapasitas 500 kilogram dan 800 kilogram.

Selain itu, tersedia aspal dingin berbahan aspal Buton siap hampar yang dapat digunakan sewaktu-waktu untuk mempercepat penanganan kerusakan dengan kebutuhan tenaga dan waktu relatif singkat.

Memasuki minggu pertama November 2026, fokus pekerjaan Bidang Bina Marga diarahkan pada penataan bahu jalan untuk melindungi badan jalan, pembersihan saluran tepi jalan dan gorong-gorong, serta penutupan celah maupun retakan aspal.

Melalui langkah tersebut, DPUPKP Sleman berupaya memastikan infrastruktur jalan tetap berfungsi optimal di tengah meningkatnya intensitas hujan. Penanganan preventif diharapkan mampu menekan risiko kerusakan yang lebih parah sekaligus meminimalkan gangguan keselamatan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

( Pay/Cakra)

© Copyright 2024 - CAKRAINVESTIGASI.COM