![]() |
| Foto tangkapan layar saat pengaspalan jalan.dok. |
KULON PROGO,Cakrainvestigasi.com, – Penanganan ruas Jalan Tegalsari–Klepu sepanjang 19,950 kilometer akhirnya tuntas. Setelah melalui proses pembangunan bertahap sejak 2017 dan sempat terhenti akibat pandemi COVID-19, kini seluruh ruas jalan tersebut telah mencapai 100 persen kondisi mantap.
Penyelesaian jalan yang berada di Kabupaten Kulon Progo ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah DIY meningkatkan kualitas infrastruktur, sekaligus memperkuat konektivitas dan mobilitas masyarakat, khususnya di kawasan Perbukitan Menoreh.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari akun Instagram Dinas Bina Marga DIY, penanganan ruas tersebut sempat terhenti pada 2020 hingga 2023 akibat refocusing anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19.
Upaya peningkatan kembali diusulkan pada 2024. Berdasarkan hasil survei kondisi jalan tahun tersebut, masih terdapat sekitar 6 kilometer ruas dalam kondisi tidak mantap.
Melalui Dana Keistimewaan (Danais), pekerjaan peningkatan dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2025 sepanjang 4 kilometer. Namun, akibat kebijakan efisiensi anggaran, penanganan disesuaikan sehingga sisa 2 kilometer dilanjutkan pada Tahun Anggaran 2026.
Pada tahun ini, DPUPESDM DIY melalui Bidang Bina Marga kembali melaksanakan peningkatan Jalan Tegalsari–Klepu sepanjang 2 kilometer. Pekerjaan tersebut bersumber dari Dana Keistimewaan Urusan Tata Ruang Tahun Anggaran 2026 dengan masa pelaksanaan 210 hari kalender.
Kini, seluruh rangkaian pekerjaan telah rampung. Ruas Jalan Tegalsari–Klepu sepanjang 19,950 kilometer dinyatakan mencapai 100 persen kondisi mantap.
Peningkatan infrastruktur ini tidak sekadar menghadirkan jalan yang lebih baik, tetapi juga diharapkan memperlancar aksesibilitas, meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mendukung perkembangan Satuan Ruang Strategis Perbukitan Menoreh.
Dengan tuntasnya penanganan tersebut, masyarakat diharapkan semakin mudah melakukan mobilitas, distribusi barang dan jasa semakin lancar, serta aktivitas perekonomian wilayah semakin berkembang.
Penyelesaian ruas Tegalsari–Klepu menjadi bukti pentingnya pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan demi pemerataan konektivitas dan peningkatan kesejahteraan masyarakat DIY.
( Pay/Cakra )

Social Header
Berita