![]() |
| Foto.ilustrasi.dok |
SLEMAN, Cakrainvestigasi.com — Hujan lebat disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sleman pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 12.20 WIB. Berdasarkan update data pukul 18.30 WIB dari PUSDALOPS BPBD Kabupaten Sleman, peristiwa tersebut mengakibatkan pohon tumbang, kerusakan rumah warga, serta retaknya pondasi jalan.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Sleman, R. Haris Martapa, menyampaikan bahwa peringatan dini cuaca telah dikeluarkan pada pukul 15.05 WIB. Wilayah yang berpotensi terdampak hujan sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang meliputi Kapanewon Minggir, Seyegan, Mlati, Depok, Kalasan, Sleman, Tempel, dan Turi.
Dampak paling banyak terjadi di Kapanewon Kalasan. Sedikitnya belasan pohon tumbang di wilayah Tirtomartani, Selomartani, dan Tamanmartani. Beberapa pohon dilaporkan melintang di aliran sungai serta menghalangi akses jalan kampung. Selain itu, angin kencang menyebabkan genteng beterbangan dan merusak rumah warga di Senden 2, Selomartani.
Baca juga : Guru SMA Negeri Maluku Tenggara Kembali Pertanyakan Tunggakan Uang TPP 2 Tahun
Di Kapanewon Depok, pohon ketapang patah dan menimpa jaringan internet serta menutup akses jalan di wilayah Condongcatur. Sementara di Kapanewon Ngaglik, pohon klengkeng tumbang dan menimpa sejumlah sepeda motor yang terparkir. Adapun di Kapanewon Ngemplak, beberapa pohon dilaporkan menimpa rumah warga dan merusak bagian teras, serta menyebabkan atap galvalum terlepas.
Selain itu, hujan deras juga memicu retaknya pondasi jalan di Perum Darusalam 1, Ambarketawang, Kapanewon Gamping.
BPBD Sleman bersama relawan, warga, aparat kepolisian, Babinkamtibmas, serta unsur pemerintah kalurahan telah melakukan asesmen, pemotongan pohon tumbang, dan koordinasi dengan pihak terkait. Seluruh kejadian dilaporkan telah tertangani.
BPBD Sleman mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.
( Pay )

Social Header
Berita